Skip to main content

PJS Desa Pematang Lingkung, Diduga Kelola Dana DDS Tanpa Melibatkan BPD dan perangkat 

PJS Desa Pematang Lingkung, Diduga Kelola Dana DDS Tanpa Melibatkan BPD dan perangkat 
PJS Desa Pematang Lingkung, Diduga Kelola Dana DDS Tanpa Melibatkan BPD dan perangkat 

KERINCI - Berstatus ASN di Kantor camat Batang Merangin dan juga menjabat sebagai PJS kades Pematang Lingkung, PJS Kades tidak sejalan dengan BPD dan Sekretaris Desa saat pengelolaan Dana Desa, padahal Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin dikuatkan sebagai lembaga permusyawaratan di tingkat Desa.

Penguatan Tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan amanah dari UU Desa. Secara yuridis, tugas Badan Permusyawaratan Desa mengacu kepada regulasi desa yakni Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, mempunyai fungsi membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa, dan melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

Sedangkan Sekretaris Desa mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan Kebijakan Pengelolaan APBDesa, menyusun Rancangan Peraturan Desa tentang  APBDesa, perubahan APBDesa dan pertanggung jawaban pelaksanaan APBDesa. 

Untuk melaksanakan tugas Sekretaris Desa mempunyai fungsi Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2914, dan Permendagri, Nomor 110 Tahun 2016. Ironisnya, dalam pengelolaan dana Desa Pematang lingkung  Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, PJS Kades tidak melibatkan Ketua BPD dan Sekretaris Desa (Sekdes). 

Seperti yang diungkapkan Ketua BPD dan Sekretaris Desa dan staf desa pada hari Rabu (31/03/2021), masalah penggunaan Dana Desa atau bantuan dari provinsi, "kami tidak tau, karena kami tidak pernah di ikut sertakan dalam pengelola Dana Desa, kami pernah menanyakan kepada PJS, berapa dana fisik ditahun 2020, dan apa saja kegunaannya, tetapi PJS Kades tidak pernah mau terbuka sama kami," tutur Ketua BPD dan anggota Sekdes. 

Ditambahnya lagi  "jangankan pengelolaan Dana Desa, gaji kami pun tidak tau berapa jumlahnya, semunya dipegang oleh PJS Kades, yang jelas apa pun kegunaan Dana Desa Pematang Lingkung, baik yang fisik atau non fisik kami tidak dilibatkan atau diberi tau oleh PJS Kades," tambah  BPD Pematang Lingkung kepada Tim Media Viralpublik dan LSM Mawar Indonesia, bersam LSM Brajo Sakti Kerinci, Jumat (02/04/2021).

 Terkait dengan hal tersebut, Wartawan media Viralpublik dan LSM Mawar Indonesia mencoba mendatangi Sugeng selaku PJS Kades dikediamannya Desa Pematang Lingkung  untuk dimintai keterangannya, sedang tidak berada dirumah, menurut keterangan istri nya, PJS sedang pergi Ke kebun.

 Sampai berita diterbitkan SUGENG SE, sudah 4 (empat) kali media dan LSM MI BS datangi Rumahnya namun belum mendapatkan keterangan dari PJS Kades Pematang Lingkung, untuk keberimbangan berita. 

Terpisah, ada berapa item yang dipertanyakan LSM MAWAR INDONESIA dan LSM Brajo Sakti, penyaluran BLT yang tidak transparan dana bantuan dari Provinsi Jambi, dana keadaan darurat yang mencapai miliaran tidak jelas penggunaannya. (Hps)

Facebook comments