Skip to main content

PLN Kerinci Segel Meteran Listrik Warga Di Saat Lebaran

PLN
Segel Meteran Listrik

Kerinci- Perusahaan Listrik Negara (PLN)  Sungai Penuh lakukan penyegelan terhadap listrik di rumah warga di Desa Koto Lebuh Tinggi, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

 

Demi (40), Jumat (14/5) mengeluhkan meteran listriknya di segel oleh PLN karena terlambat melakukan pembayaran.

 

Keluhanya itu pun sempat hendak di lampiaskan ke media sosial facebook, disebabkan pihak PLN melakukan penyegelan tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu.

 

 “Saya sangat kesal, berhubungan di masa sulit seperti ini dan ekonomi sangat lemah karena Covid 19,”  katanya.

 

Demi mengakui memang sudah dua bulan terakhir belum melakukan pembayaran karena belum ada uang dan juga dulu kan ada instruksi pemeritah bahwa di masa pandemi untuk meringankan beban pembayaran listrik.

 

Ia menambahkan tapi kenapa pihak PLN diam diam tanpa pemberitahuan langsung melakukan penyegelan terhadap meteran listrik kami.

 

Sementara itu, Heru manager PLN Kerinci –Sungai Penuh ketika dikonfirmasikan mengakui telah melakukan penyegelan terhadap listrik di rumah Demi.

 

“Sebelum tanggal 20 sudah diberitahukan dan sudah dicetak rekening atau Voice atas nama pelanggan dan jika lewat dari batas waktu pembayaran akan dilakukan penyegelan terhadap pelanggan yang menunggak.

 

Ia menambahkan pembayaran rekening pelanggan digunakan untuk biaya operasional PLN apalagi saat ini pemerintah sudah memeberikan keringanan untuk pembayaran rekening listrik.

 

“Selama satu tahun pemerintah sudah menggratiskan listrik untuk amper 450 V dan membayar setengah untuk listrik 900 V dan sekarang diberikan agi keringanan untuk amper 450 V bayar setengah,” ujarnya.

 

Heru menambahkan kurang apalagi pemerintah masa sudah dikasih keringanan satu tahun gratis masih juga menunggak, itukan tidak logis lagi.

 

Untuk itu Heru minta bagi pelanggan yang menunggak untuk segera melunasi tunggakannya maka PLN akan melakukan penyambungan kembali. (Hps)

 

Facebook comments