Kerinci – Masyarakat Kabupaten Kerinci memprotes rencana Pemprov dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi yang akan menggelar Mountain Bike di Kabupaten Kerinci.
Acara bertajuk Kerintji Mountain Bike Gran Fondo 2022 ini, dinilai tidak tepat dengan kondisi saat ini. Apalagi, pemerintah pusat terus mengingatkan tentang kasus covid-19 yang terus melonjak.
Warga menilai kegiatan tersebut ditengah dikhawatirkan berdampak naiknya kasus Covid 19 di Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang saat ini masih zona aman.
Chafis salah satu warga mengatakan tidaklah tepat acara besar dan berskala nasional dilaksanalan di Kerinci karena pandemi covid 19 masih mengancam di tengah masyarakat.
Dia mempertanyakan apakah pemerintah Provinsi Jambi sudah mempertimbangan agenda tersebut dengan perkembangan covid-19 saat ini.
"Sebagai masyarakat kami sangat tidak setuju agenda Mountain Bike dilaksanakan saat ini karena masyarakat masih cemas dengan covid-19 yang terus naik. Bagusnya ditunda dulu, jangan sekarang. Kami dapat kabar orang dari beberapa provinsi akan mengikuti acara tersebut, apa tidak cemas," katanya.
Sementara itu, Juanda Kadis Pariwisata Kerinci, juga terkesan lepas tangan. Dia hanya mengatakan bahwa kegiatan Mountain bike merupakan kegiatan provinsi.
"Semua diurus provinsi. Kerinci hanya tempat acara. Masalah izin covid semua diurus panitia di Jambi," elaknya.(Kphs)
Facebook comments